Tue-Fri 10am-7pm | Sat-Sun 10am-5pm | Mon CLOSED Jl. Manyar Jaya II / 4, Surabaya +62-8383-067-063-0 BBM Pin: 28FB876C

Masalah pigmentasi mungkin adalah masalah yang paling banyak dikeluhkan oleh mereka yang datang ke klinik kecantikan atau dokter estetika. Yang klasik seperti flek, kulit kusam dan bekas jerawat. Namun masalah pigmentasi juga bisa menyerang daerah yang ‘kurang lazim’ seperti daerah lipatan ketiak. Pertanyaan paling mendasar adalah mengapa daerah tersebut bisa lebih hitam daripada sekitarnya.

Berikut beberapa alasan mengapa lipatan ketiak seringkali menghitam :

  • Masalah genetik. Pada ras ras dengan kulit hitam, seperti Afro – America, warna dari folikel rambut (akar rambut) itu sendiri sudah berwarna gelap, hal ini akan menimbulkan kesan berwarna kehitaman pada kulit.
  • Beberapa bekas infeksi, terutama infeksi jamur pada daerah ketiak mengingat daerah tersebut adalah daerah yang lembab sehingga mudah terjadi infeksi jamur. Hal ini biasanya terjadi pada orang dengan tingkat higienis yang kurang.
  • Beberapa bahan seperti alcohol dan aluminium dalam deodorant dapat memicu timbulnya warna kehitaman dengan alasan yang belum jelas.
  • Kebiasaan bercukur dapat menimbulkan warna kehitaman apabila pisau cukur menyebabkan luka yang sangat kecil (microlesi) pada daerah tersebut sehingga terjadilah pelepasan pigmen akibat peradangan yang terjadi.
  • Adanya gesekan yang terus menerus pada daerah tersebut. Hal ini biasanya terjadi pada orang yang gemuk terutama pada bagian lengan.
  • Penumpukan kulit mati (dead skin) pada daerah tersebut juga akan menyebabkan ketiak tampak menghitam.

Untuk penanganan hal tersebut memang tidak lah mudah, karena yang pertama kali harus kita temukan adalah penyebab yang mendasarinya. Modifikasi gaya hidup dan pemberian terapi yang tepat adalah kunci sukses untuk terapi hal tersebut.

Beberapa hal yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah pigmen pada lipatan ketiak antara lain :

  • Menjaga higiensi daerah tersebut. Keringkan daerah tersebut sampai kering bila berkeringat banyak atau setelah mandi, hal ini dapat mencegah resiko timbulnya infeksi jamur pada daerah tersebut.
  • Hindari produk produk deodorant yang banyak mengandung alcohol dan aluminium. Disarankan mencari produk untuk tipe kulit sensitive / hypoallergenic.
  • Hindari bercukur terlalu sering, untuk alterfnatif pengganti anda dapat menggunakan laser hair removal. Jika memang harus bercukur, gunakan pelindung pada daerah tersebut, misalnya menggunakan shaving cream yang tidak banyak mengandung bahan kimia.
  • Jika penyebabnya adalah karena gesekan, penurunan berat badan dan ukuran lengan bagian dalam mungkin akan membantu mengurangi gesekan tersebut.
  • Gunakan produk produk yang dapat mengatasi masalah pigmentasi seperti vitamin C atau hidrokuinon. Khusus penggunaan hidrokuinon, harus benar benar diawasi oleh dokter karena resiko terjadinya alergi / iritasi yang cukup besar. Kulit ketiak memiliki struktur yang berbeda dengan kulit wajah (lebih sensitif), ada baiknya anda mengoleskan sedikit krim tersebut pada suatu area kecil di sana dan tunggu beberapa jam. Apabila tidak terjadi reaksi yang tidak diinginkan, maka penggunaan bahan tersebut relatif aman untuk anda.
  • Gunakan produk depilatory cream, produk tersebut bertujuan untuk memperlambat pertumbuhan folikel rambut setelah anda melakukan pencukuran, waxing atau laser hair removal.

Jika anda memiliki masalah serius dengan hal tersebut, anda dapat berkonsultasi langsung dengan dokter kami. Semua produk dan treatment di atas telah tersedia di FBC.

Pin It on Pinterest

Share This