Tue-Fri 10am-7pm | Sat-Sun 10am-5pm | Mon CLOSED Jl. Manyar Jaya II / 4, Surabaya +62-8383-067-063-0 BBM Pin: 28FB876C

Tanpa kita sadari, selama ini kita selalu mementingkan warna kulit sebagai prioritas utama melakukan perawatan. Yang kita inginkan adalah kulit yang putih dan bersih seperti artis idola kita. Padahal kadar air yang cukup sangat penting juga untuk diperhatikan. Kulit adalah organ terluar dari tubuh, sehingga ketika tubuh mengalami dehidrasi maka yang paling cepat terlihat adalah pada kulit. Tanda kulit yang mengalami dehidrasi adalah kulit menjadi kering, kusam, kaku, timbul sisik sisik halus keputihan, bercak kehitaman bahkan sering terjadi iritasi dan terasa gatal. Hal ini dapat disebabkan karena banyak faktor seperti paparan sinar matahari, seringnya berada pada ruangan ber AC, kurang minum dan sebagainya.

 

Jika kita menghadapi masalah kulit kering, tentu yang terpikir pertama kali adalah menggunakan pelembab. Hal ini tidaklah salah, namun harus kita cermati lagi bagaiaman cara memilih pelembab yang cocok untuk jenis kulit kita, bentuk sediaan pelembab, cara kerja pelembab dan cara yang tepat dalam menggunakan pelembab. Untuk mengetahui cara mendeteksi jenis kulit wajah anda, dapat dibaca di sini.

 

BENTUK SEDIAAN PELEMBAB

Bentuk pelembab bervariasi, tergantung lokasi penggunaannya yaitu pada wajah atau pada tubuh. Untuk wajah, tersedia bentuk krim, lotion dan serum. Bentuk krim mengandung lebih banyak minyak sehingga lebih cocok untuk kulit kering, sedangkan kandungan lotion lebih banyak mengandung air sehingga lebih cocok untuk kulit berminyak. Sedangkan untuk pelembab tubuh, tersedia dalam bentuk body lotion, body cream dan body butter. Sediaan body lotion sangat ringan dan memiliki tekstur yang hampir sama dengan air sehingga mudah diserap oleh tubuh sehingga cocok digunakan untuk kulit normal hingga berminyak. Body cream memiliki kandungan yang seimbang antara minyak dengan air sehingga disarankan untuk kulit normal. Sedangkan body butter memiliki kandungan minyak paling tinggi sehingga cocok digunkan untuk kulit yang kering.

 

CARA KERJA PELEMBAB

Berdasarkan cara kerjanya, pelembab dibagi menjadi tiga macam yaitu occlusive, humectant dan emollient. Biasanya pelembab yang dijual di pasaran bisa bersifat salah satu bahan atau campuran di antara ketiganya.

  • Occlusive

Adalah bahan yang mampu mencegah penguapan air berlebih dari kulit, sehingga sifatnya adalah menutup pori pori kulit. Pelembab jenis ini akan terasa berminyak jika digunakan, sehingga tidak cocok untuk kulit yang berminyak, apalagi yang berjerawat. Contoh kandungan pelembab tipe ini adalah lanolin, mineral oil dan petrollium.

  • Humectant

Adalah bahan yang mampu dan menangkap air dari udara dan kemudian diikat di kulit. Pelembab jenis ini tidak berminyak dan lebih larut dalam air sehingga cocok digunakan untuk kulit normal sampai berminyak. Contoh kandungan pelembab tipe ini adalah hyarulonic acid, propylene glycol, gliserin dan pantenol.

  • Emollient

Adalah bahan bahan yang dapat mengisi celah antar sel di dalam kulit. Pelembab jenis ini dapat juga menghaluskan kulit. Contoh kandungan pelembab tipe ini adalah cetyl stearad dan dicapryl maleat.

 

CARA PEMAKAIAN PELEMBAB YANG BENAR

  • Oleskan pelembab saat kulit dalam keadaan bersih. Kotoran yang menempel pada kulit akan menghalangi penyerapan dari pelembab.
  • Oleskan pelembab sesering mungkin saat kulit sudah terasa kering atau setelah mandi air hangat, setelah menggunakan body scrub atau lulur.
  • Untuk kasus kulit kering dan pecah pecah, malam hari adalah saat paling tepat untuk mengoleskan pelembab.
  • Pelembab harus diaplikasikan saat kulit dalam keadaan lembab. Jadi setelah mandi atau mencuci tangan, segera oleskan pelembab sehingga pelembab akan mengunci kadar air dalam kulit agar tidak menguap.

 

 FBC menyediakan produk pelembab yang bersifat hypoallergenic sehingga dapat digunakan untuk jenis kulit apapun, termasuk jenis kulit sensitif dan yang sedang meradang. Produk ini dilengkapi dengan shooting agent yang dapat mendinginkan kulit sehingga mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit. Untuk informasi lebih jelas mengenai hypoallergenic moisturizer, dapat anda baca di sini.

 

Pin It on Pinterest

Share This